Bayi rewel sewaktu berada di rumah baru
Bayi rewel di kamar baru
Bayi rewel sewaktu dibawa ke kota
Bayi rewel sewaktu dibawa ke kakek neneknya
Bayi rewel sewaktu kedinginan
Bayi rewel sewaktu kepanasan
Apa yang harus dilakukan?
Bayi baru lahir memang lebih peka terhadap suasana disekitarnya. Hal ini wajar karena kulitnya lebih sensitif dan belum bisa beradaptasi secara cepat di lingkungan yang baru. Menurut responden kami yang melahirkan di kota asal orang tua, setelah umur 1 bulan bayinya dibawa kembali ke Surabaya karena ijin cuti melahirkannya hampir habis. Di hari pertama di Surabaya bayi menjadi rewel dan menangis tanpa henti. Hal ini berbeda ketika masih di kota asal karena bayi tersebut jarang sekali menangis dan bahkan tidak menangis walaupun dia pipis/buang air besar. Setelah beberapa waktu menenangkan bayi terlihat bahwa bayi menjadi rewel karena udara Surabaya yang berbeda dengan kota asal orang tua responden kami. Setelah magrib udara menjadi lebih dingin. Bayi menjadi tidak rewel dan bisa tidur dengan nyenyak.
Contoh diatas menunjukkan bahwa bayi memang peka dengan keadaan sekitar. Hal yang baru, udara yang baru akan membuat bayi tidak nyaman. Begitu juga halnya bila lingkungan bayi terlalu ramai dan berisik maka dipastikan bayi sulit untuk tidur dan menangis karena merasa lelah. Hal lain yang bisa membuat bayi menjadi marah karena istirahatnya terganggu adalah penggunaan lampu yang terlalu terang. Untuk mengatasi hal ini gunakan lampu tidur yang tidak menyilaukan namun cukup terang bagi ibu untuk mengawasi bayi. Bila lingkungan kamar bayi banyak serangga/nyamuk gunakan kelambu agar bayi ibu aman, nyaman dan terhindar dari gigitan nyamuk/serangga. Hindari penggunaan obat nyamuk semprot maupun obat nyamuk bakar karena sifat racunnya juga dapat mengganggu bayi dan menempel di barang-barang yang digunakan bayi seperti botol susu maupun selimut bayi.